Pemerintah Daerah Kabupaten SarmiKabupaten Sarmi
Berita Utama

Bupati Sarmi Buka Kegiatan Pengembangan Kewirausahaan Pemuda, Targetkan Lahirnya 50 Wirausaha Baru

Diinput 28 September 2026 pukul 17.29 WIT91 dilihat0 suka0 tidak suka
Bupati Sarmi Buka Kegiatan Pengembangan Kewirausahaan Pemuda, Targetkan Lahirnya 50 Wirausaha Baru
Bupati sarmi dan Peserta Kegiatan

Diskominfo Sarmi— Bupati Sarmi, Dominggus Catue, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi, Koordinasi, Sinkronisasi, dan Penyelenggaraan Pengembangan Kewirausahaan Pemuda bagi Wirausaha Pemula Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026, yang berlangsung di Grand Narwastu Hotel Sarmi, Senin (28/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sarmi dalam mendorong kemandirian ekonomi dan lahirnya wirausaha baru dari kalangan pemuda.

Dalam sambutannya, Dominggus Catue menegaskan bahwa pemuda merupakan aset terbesar yang dimiliki Kabupaten Sarmi. Menurutnya, masa depan daerah berada di tangan generasi muda yang inovatif, kreatif dan mandiri. Karena itu, pemuda didorong untuk mulai mengubah pola pikir dengan tidak hanya bergantung pada sektor formal atau bercita-cita menjadi aparatur sipil negara, tetapi juga berani membangun kemandirian ekonomi melalui kewirausahaan.

Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sarmi memiliki komitmen untuk mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru melalui program kerja nyata pada Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga. Menurutnya, kegiatan sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi lintas sektor sehingga ekosistem kewirausahaan pemuda dapat dibangun secara berkelanjutan, mulai dari pelatihan hingga pengembangan dan pemasaran usaha.

Dominggus menjelaskan, kegiatan strategis tersebut didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Block Grant 1 persen. Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan pemuda Sarmi, khususnya Orang Asli Papua (OAP), memperoleh kesempatan untuk berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing. Pemkab Sarmi juga akan merencanakan alokasi anggaran stimulan bantuan modal usaha pada tahun anggaran mendatang yang diprioritaskan bagi wirausaha pemula pemuda OAP melalui pemanfaatan Dana Otsus.

Sebagai langkah awal, Bupati pada kesempatan tersebut menyerahkan bantuan peralatan usaha secara simbolis kepada perwakilan pemuda-pemudi Sarmi. Ia meminta bantuan tersebut digunakan dan dirawat dengan baik untuk menunjang usaha yang sedang dirintis. Menurutnya, dukungan peralatan maupun stimulan permodalan ke depan harus diarahkan pada sektor usaha mikro yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Sejumlah peluang usaha yang dinilai potensial untuk dikembangkan pemuda antara lain jasa cucian motor, barbershop, penjualan bensin melalui POM mini, usaha perbengkelan hingga industri material lokal seperti percetakan batu tela. Melalui arah kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sarmi menetapkan target untuk melahirkan sedikitnya 50 wirausaha pemuda baru yang mandiri setiap tahun. Untuk mewujudkan target itu, Bupati meminta adanya kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga dengan Bappeda, Dinas Perindagkop dan UKM, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pariwisata serta PT Bank Papua.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Dominggus Catue mengajak para wirausaha pemula memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman dari para narasumber. Ia juga meminta perangkat daerah terkait melakukan pengawalan, monitoring dan evaluasi secara berkala agar program pemberdayaan kewirausahaan pemuda berjalan tepat sasaran dan menghasilkan usaha produktif.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sarmi, Karel Sabarofek, menyampaikan pesan kepada para pemuda agar mampu melihat peluang yang ada di lingkungan sekitar dan berani menciptakan sesuatu yang baru serta memiliki nilai ekonomi. Ia mendorong pemuda untuk tidak hanya mencari ruang yang sudah tersedia, tetapi mampu “menciptakan panggung sendiri” melalui kreativitas, inovasi dan keberanian mengembangkan usaha.

Karel menekankan bahwa pemuda harus menjadi generasi yang mandiri dan kreatif dengan mengembangkan potensi yang dimiliki. Menurutnya, kewirausahaan tidak hanya bertujuan menciptakan penghasilan bagi diri sendiri, tetapi juga dapat membuka kesempatan kerja bagi orang lain. Karena itu, pemuda Sarmi diharapkan mampu mengembangkan ide menjadi usaha nyata sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan di daerah.